Lokakarya 7 Para Calon Guru Penggerak
Majalengka
- Pemerintah Kabupaten majalengka melalui Dinas Pendidikan menggelar kegiatan
Lokakarya 7 untuk para calon Guru Penggerak angkatan kedua yang berlangsung di
Hotel Fitra, Majalengka pada Sabtu, 13 November 2021.
Acara
pembukaan Lokarkarya dihadiri Bupati Majalengka yang diwakilkan oleh Sekretaris
Daerah Kabupaten Majalengka Drs. H. EMAN SUHERMAN, M.M., Kepala Dinas
Pendidikan Dr. Hj. Lilis Yuliasih, M.Pd dan tamu undangan lain. Sekda
menyampaikan apresiasi atas kreatifitas para calon guru penggerak yang mampu
mengarahkan dan melatih para siswa untuk menghasilkan karya seni yang begitu
hebat.
"Jadi
ini luar biasa apa yang dilakukan para guru penggerak ini mampu menggali bakat
dan minat dari peserta didik atau siswa dalam sebuah karya yang nyata. Tentu
ini tidak mudah, butuh kesabaran, ketelatenan dan juga daya kreatifitas yang
tinggi," ujar Drs. H. EMAN SUHERMAN, M.M.
Sekda tak menyangka ternyata banyak hasil
karya seni yang ditampilkan oleh anak-anak sekolah dari tingkat Paud sampai SMA
yang begitu indah. Misalnya ada anak-anak SMP yang mampu membuat buku berisi
karya puisi, novel dan juga buku sejarah kebudayaan Majalengka.
"Kita
juga temukan tadi melihat ada hasil karya siswa Majalengka yang mampu membuat
wayang golek, kemudian kain batik yang bahkan pembuatnya ini masih anak-anak
TK. Ini luar biasa, karena sejak kecil mereka sudah bisa digali bakat dan
minatnya dengan bimbingan para guru," tutur Sekda
Sekda
mendorong agar festival yang menampilkan karya seni dari masyarakat Majalengka
agar diperbanyak eventnya. Baik karya kebudayaan, kuliner, dan juga karya yang
bisa mendorong pariwisata dan perekonomian tubuh pesat di Majalengka
"Kita
sudah anggarkan untuk program festival di 2022. Semoga Covid-19 sudah reda di
Majalengka, sehingga kita bisa lebih banyak lagi menggelar festival. Karena
rencana pada 2022 itu kita akan mengadakan 72 festival. Semoga tidak terbentur
Covid-19," terang Sekda
Sementara
itu, Penanggung Jawab Acara menambahkan, dalam Lokakarya 7 angkatan ke 2 ini
setidaknya diikuti oleh 147 calon guru penggerak, dan menampilkan 30 stand
pameran hasil karya seni dari anak-anak sekolah mulai tingkat Paud sampai SMA
sederajat.











