KBNU Jatiwangi Gelar Haul Pangeran Diponegoro ke-135
Majalengka, 15 Januari 2021
Siapa yang tidak mengenal Pangeran Diponegoro, Seorang Ulama, Wali, dan Pahlawan Kemerdekaan.
Beliau lahir 11 November 1785 di Yogyakarta dan wafat 8 Januari 1855 di Makassar. Lahir dari seorang ibu bernama Raden Ayu (RA) Mangkorowati yang merupakan selir dari Hamengkubuwono III (Gusti Raden Mas Suraja). Dia punya banyak nama diantaranya Ngabdul Hamid, Raden Mas Antarwirya, Bendara Raden Mas Mustahar, Bendara Pangeran Harya Dipanegara.
Beliau adalah peletak dasar fondasi Islam Kebangsaan di Indonesia, pelanjut perjuangan Islam yang disebarkan Walisongo, yang kemudian hari diteruskan oleh Hadratussyeikh KH. Mohammad Hasyim Asy’ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri dan para ulama lainya dengan mendirikan Nahdlatul Ulama.
untuk mengenang & meneladani perjuangannya serta sebagai bentuk syukur kepada Allah swt, Keluarga Besar Nahlatul Ulama Jatiwangi yang terhimpun dalam Majelis Komunikasi (MAKOM KBNU), menggelar Peringatan Haul ke-135 Pangeran Diponegoro di atas Tanah Wakaf Gedung Center NU Jatiwangi, Jumat (15/1/21).
Acara tersebut disatukan dengan acara “Lailatul Ijtima” yang rutin dilaksanakan setiap malam Sabtu.
Diawali dengan pembacaan tawasul, Yasin, Al Mulk, Maulid Nabi Saw, dan Tahlil. Sebelum doa penutup disampaikan terlebih dahulu biografi & perjuangan singkat Pangeran Diponegoro oleh HM. Zaenal Muhyidin, selaku penggagas Haul dan Ketua Makom KBNU Jatiwangi.
Dihadiri Keluarga Besar NU Jatiwangi seperti perwakilan Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, PMII, IPNU-IPPNU, Jatman, UPZISNU, dan para santri dari MT Attazkiyah Dusun Ciwalur Desa Burujul Kulon. Acara berakhir sekira jam 21.15 WIB dilanjut dengan ramah tamah dan minum kopi berjamaah.
Kontributor: Mas Atep











