BERITA

Khikmat & Penuh Makna! Upacara Bendera SMA Islam Al-Mizan Peringati Hari Pramuka & Gema Cinta Rasulullah di Bulan Maulid

Penulis: Ramdan Ahmad Dijaya, S.Pd
(Jatiwangi, 14 September 2026)

🌿 Ruh Pendidikan: Pengorbanan & Doa Seorang Ibu

JATIWANGIPernahkah kita merenung, di balik tegaknya seorang anak Pramuka yang disiplin dan seorang pelajar yang mencintai Rasulullah, ada doa panjang seorang ibu yang tak pernah putus di sepertiga malam? 🤲✨

Pengorbanan tak terhitung itulah yang menjadi ruh utama dari setiap denyut pendidikan di SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi.

Pada Senin pagi yang cerah (14 September 2026), keluarga besar SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi kembali menggelar agenda rutin Upacara Bendera Merah Putih 🇮🇩. Namun, suasana pagi ini terasa sangat istimewa! Seluruh siswa-siswi tampak gagah dan anggun mengenakan seragam lengkap Pramuka dalam rangka memperingati Hari Pramuka, dengan Pembina Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, H.M. Zaenal Muhyidin, S.Ag., M.M.

Upacara yang berlangsung khidmat sejak pukul 06.30 hingga 07.45 WIB ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan kawah candradimuka pembentukan karakter generasi berakhlak mulia. 💎

📌 4 Poin Penting Amanat & Pesan Mendalam Kepala Sekolah

⚜️ 1. Pramuka adalah Cerminan Nilai-Nilai Islam
Dalam amanatnya, Pak Kepala Sekolah menegaskan bahwa gerakan Pramuka berbanding lurus dengan ajaran Islam. Nilai-nilai dalam Dasa Dharma Pramuka pada hakikatnya adalah refleksi nyata dari akhlak seorang muslim.

💬 "Pramuka itu tentang kedisiplinan, kemandirian, kepedulian, dan kesetiaan. Bukankah itu semua yang diajarkan Rasulullah SAW? Seorang muslim harus disiplin waktunya, mandiri usahanya, dan peduli pada sesama. Itulah Pramuka sejati!" tegas H.M. Zaenal Muhyidin, S.Ag., M.M.

Hal ini selaras dengan firman Allah SWT:
إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ
📖 “Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS. Ash-Shaff: 4)

🌙 2. Gema Rabiul Awal: Shalawat Pembuka Jalan Menuju Rasulullah
Momen upacara ini juga dilingkupi suasana haru gema cinta bulan Rabiul Awal. Kepala Sekolah memberikan ijazah agung yang menyentuh sanubari seluruh peserta upacara:

📿 Shalawat Ruhi: Barangsiapa yang istiqomah membaca Shalawat Ruhi sebanyak 16.000 hingga 21.000 kali selama bulan Maulid, atas izin Allah akan dibuatkan jalan cahaya dari kuburnya untuk bertemu langsung dengan Rasulullah SAW.
📿 Shalawat Adrikni: Beliau juga mengijazahkan untuk senantiasa mengamalkan Shalawat Adrikni Ya Rasulullah sebagai pengakuan atas kerinduan mendalam kepada Sang Baginda.

📖 “Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim No. 408)

💖 3. Adab Mahalul Qiyam: Cinta yang Harus Khidmat
Pesan paling menggetarkan hati adalah tentang menjaga adab saat Mahalul Qiyam. Pak Kepala Sekolah berpesan agar seluruh siswa tidak sekali-kali bercanda, tertawa, atau mengobrol saat menyambut kerinduan kepada Nabi.

💬 "Ingat, bukan Rasulullah SAW yang akan marah, karena beliau adalah pribadi yang tidak pernah marah (Rahmatan lil 'Alamin). Tapi Allah SWT—Kekasih Rasulullah—yang akan murka jika kekasih-Nya tidak dihormati dengan baik."

📖 4. Kisah Hikmah: Ketika Rindu Terhalang Takdir
Dengan mata berkaca-kaca, Pak Kepala menceritakan kisah hikmah yang beliau alami pada Sabtu, 12 September 2026. Niat ziarah beliau mendadak tertunda karena ada anggota rombongan yang sakit.

Namun di balik penundaan itu, tersimpan hikmah agung: hari tersebut adalah puncak maulid di mana seluruh pelosok bumi bergema shalawat. Allah menahan langkah beliau agar beliau dapat menyaksikan langsung betapa besarnya cinta umat ini kepada Nabi dari tempatnya sendiri.

📌 Catatan Penting: Walau bulan Rabiul Awal secara penanggalan telah usai, memperingati dan melantunkan shalawat kepada Maulid Nabi tidak akan pernah ada kata selesai sepanjang hayat! 🕊️

Jadwal Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) — Senin, 14 September 2026

06.30 - 07.45 🚩 Upacara Bendera Merah Putih & Pembekalan
07.45 - 09.40 📚 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sesi I
09.40 - 10.20 ☕ Istirahat Pertama
10.20 - 11.40 📖 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sesi II
11.40 - 12.30 🕌 Istirahat & Sholat Dzuhur Berjamaah
12.30 - 14.00 📝 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sesi III

🌹 3 Mutiara Hikmah: Ibu Sebagai Madrasah Utama Kedisiplinan

Sebagaimana pepatah mengatakan, ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya untuk belajar disiplin, adab, dan rasa cinta.

  1. ✍️ Haim Ginott: "Anak-anak itu seperti semen basah, apa pun yang jatuh padanya akan meninggalkan bekas."
  2. ✍️ Pramoedya Ananta Toer: "Seorang ibu tetaplah seorang ibu, ia adalah pengorbanan yang tak pernah selesai."
  3. ✍️ Napoleon Bonaparte: "Masa depan anak adalah hasil karya ibunya."
Semoga dari rahim ibu-ibu yang hebat, lahirlah generasi Al-Mizan yang BERSAMA, BERKAH, BERPRESTASI! 🤲🌟

🌐 Mari Terhubung & Dukung Dakwah SMA Islam Al-Mizan:
Editor/Penulis: Ramdan Ahmad Dijaya, S.Pd
Tim Media & Informasi SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi

⭐️ SMA ISLAM AL-MIZAN JATIWANGI
BERSAMA, BERKAH, BERPRESTASI.

Pengunjung

PPDB Online 2024/2025

NU Care - LazisNU

NU Care-LAZISNU Majalengka Salurkan 1000 Al-Qur’an dan Majmu Maulid Nabi ke Kampung-kampung

Kontak

Alamat :

Jl. Raya Timur No.1/456 Desa Ciborelang, Kec. Jatiwangi

Telepon :

0233884283 - -

Fax :

-

Email :

smaunggulanalmizan@gmail.com

Website :

https://www.smaunggulanalmizan.sch.id/

Media Sosial :

Absensi Online Guru