Menjemput Berkah di Bulan Syakban: Pintu Gerbang Menuju Ramadan bagi Santri Al-Mizan
MAJALENGKA – Memasuki bulan Syakban, suasana spiritual di SMA Unggulan Al-Mizan kian kental. Bulan ini bukan sekadar transisi kalender, melainkan momentum bagi seluruh civitas akademika untuk melakukan "tazkiyatun nafs" (penyucian jiwa) sebelum menyambut Ramadan. Sebagaimana pesan dalam Kajian Kitab Washiyatul Musthofa oleh Bapak Kepala Sekolah, Syakban adalah waktu menanam bagi mereka yang ingin memanen keberkahan.
Pertama Momentum Pengangkatan Amal ke Langit. Bulan Syakban memiliki kedudukan istimewa karena pada waktu inilah catatan amal manusia dilaporkan kepada Allah SWT. Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah SAW:
"Bulan Syakban adalah bulan yang banyak dilalaikan manusia, antara Rajab dan Ramadan. Ia adalah bulan di mana amal-amal diangkat kepada Rabb semesta alam, maka aku suka jika amalku diangkat saat aku sedang berpuasa." (HR. An-Nasa'i)
Oleh karena itu, para siswa Al-Mizan diajak untuk memperbanyak amal saleh, baik dalam bentuk peningkatan kualitas belajar maupun ibadah sunah, agar saat "rapor" amal tersebut diangkat, mereka sedang dalam kondisi terbaik.
Kedua Latihan Puasa Sunah, Pemanasan Fisik dan Ruhani. Mengikuti sunah Nabi, para santri dianjurkan memperbanyak puasa sunah di bulan ini. Hal ini merujuk pada hadis dari Sayyidah Aisyah RA:
"Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa Ramadan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi puasa di bulan Syakban." (HR. Bukhari & Muslim)
Ketiga Nisfu Syakban adalah Malam Pengampunan dan Doa. Malam pertengahan Syakban (Nisfu Syakban) menjadi perhatian khusus di Al-Mizan melalui kegiatan Tawasul dan Istighosah bersama Ustaz Irfan Fauzi Muhammad. Hal ini selaras dengan keutamaan pengampunan Allah pada malam tersebut:
"Sesungguhnya Allah memeriksa pada malam Nisfu Syakban, lalu Dia mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali bagi orang yang menyekutukan Allah atau orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah)
Keempat Mempersiapkan Diri Menuju Ketakwaan. Segala rangkaian ibadah di bulan Syakban ini bermuara pada satu tujuan besar di bulan Ramadan nanti, yaitu meraih derajat Muttaqin (orang yang bertaqwa). Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183)
Dengan memulai amalan sejak Syakban, para siswa diharapkan lebih siap secara mental dan fisik untuk menjalankan ibadah wajib tersebut dengan sempurna.
Kata Kunci: Hadis Puasa Syakban, Keutamaan Bulan Syakban, SMA Unggulan Al-Mizan, Ayat Al-Quran Puasa.











