PKBM Bina Mandiri Al-Mizan Adakan Ziarah Wali dan Studi Banding ke Tasikmalaya
Sebagai upaya untuk membangun kebersamaan, kekompakan, peningkatan karakter dan penyegaran serta pengetahuan para tutor, PKBM Bina Mandiri Al-Mizan, Jatiwangi mengadakan Ziarah Wali & Studi Banding, Senin (28/12/20).
Sebanyak 21 org Tutor, Pengelola dan Relawan PKBM Bina Mandiri Al-Mizan berangkat dari Al-Mizan Ahad (27/12/20) sekira jam 22.30 dan sampai di lokasi ziarah Syeikh Muhyi, Pamijahan sekira jam 04.00 wib.
Sesampainya di lokasi ziarah rombongan langsung menuju masjid untuk melaksanakan shalat Shubuh berjamaah.
Selesai shubuh, rombongan berjalan kaki kurang lebih 500 meter menuju maqbarah kanjeng Syeikh di quburkan yaitu di atas bukit.
Melewati jembatan dan 320 tangga akhirnya rombongan tiba di makam wali.
Sesampainya di makam Wali, rombongan yang dipimpin langsung Direktur Umum PKBM Bina Mandiri Al-Mizan, langsung mengucapkan salam kepada Ahli Qubur dan Kanjeng Syeikh.
Prosesi ziarah diawali dengan pembacaan Salaamullah ya Saadah...dst, Tawasul, Yasin, Tahlil, diakhiri denga doa.
Selesai ziarah rombongan menuju Goa Safarwadi pamijahan yg berjarak kurang lebih 1 km. Goa Safarwadi adalah petilasan dan tempat beribadah dan semedinya Syeikh Muhyi sebelum mendirikan Mushola atau Masjid. Goa ini juga merupakan petilasan Syeikh Abdul Qodir al Jaylani menerima maunah dan karomah dari Allah swt.
Goa Safarwadi
Muka atau mulut goa dilihat dari luar kecil. Tapi setelah masuk ke dalam besar sekali. Di dalam goa ini ada ruangn besar masjid yang dipakai oleh kanjeng Syeikh dan para Wali untuk berjamaah shalat dan jumatan. Begitu juga ada tempat khusus beribadahnya kanjeng syeikh. Di dalam goa juga menurut mang Dudu, guide ziarah, ada jalan berbentuk lubang seukuran manusia menuju Makkah, Banten, Cirebon, Demak, dll. Katanya jalan ini dipake ketika kanjeng Syeikh mau bertemu para Wali di daerah tersebut. Di Goa juga ada air kahuripan yg penuh berkah. air kahuriapan ini dulunya dipake para Wali untuk berwudlu, minum dll. Selain itu di Goa juga ada lubang-lubang di atas goa yang seukuran kepala. katanya siapa yang kepalanya pas dengan lubang tersebut maka insya Allah dia bisa berangkat haji atau umrah.
Selesai mengelilingi lubang kami kembali ke jalan semula ketika masuk (tidak meneruskan perjalanan yg keluar memuju Syeikh Khatib Muwahid di Panyalahan).
Selesai dari Goa, kami istirahat untuk mandi dan makan.
Menuju PKBM Al-Hidayah
Sekira jam 09.00 sd jam 13.00 menuju PKBM Al-Hidayah yang berjarak kurang lebih 10 km. Rombongan diterima langsung oleh Ketua PKBM Bapak Drs. Gaosul Alam, istri dan staf.
Selama kurang lebih 3 jam bertukar pikiran tentang PKBM, Green House dan pertanian hidroponik diakhiri dengan kunjungan lapangan ke green house, makan bersama dan foto bersama.
Sebagai tuan rumah, Kang Aos, biasa dipanggil, “Mengucapkan terima kasih kepada rombongan dari PKBM BINA MANDIRI AL-MIZAN yang telah berkenan mengunjungi PKBM AL-HIDAYAH. Semoga membawa berkah manfaat untuk kita semua.”
Sedangkan, atas nama rombongan, HM. Zaenal Muhyidin, juga mengucapkan terima kasih atas kesediaan PKBM AL-HIDAYAH untuk dikunjungi. “Banyak ilmu dan pengalaman yang di dapat selama berada di sini. Mudah-mudahan kami dapat mengamalkanya di PKBM Bina Mandiri Al-Mizan”, pungkasnya.
Kontributor: Mas Atep











