Bukan Sekadar Mengajar! Guru SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi Siap Gebrak Kelas Lewat Metode "Deep Learning"
Bukan Sekadar Mengajar! Guru SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi Siap Gebrak Kelas Lewat Metode "Deep Learning"
JATIWANGI, [15 Juli 2026] – Dunia pendidikan terus bergerak cepat, dan SMA Islam Al-Mizan tidak ingin tinggal diam dalam mencetak generasi masa depan. Bertempat di lingkungan sekolah, para pendidik SMA Islam Al-Mizan Jatiwangi menggelar kegiatan In House Training (IHT) yang penuh terobosan pada Selasa, 14 Juli 2026.
Bukan sekadar pelatihan biasa, IHT kali ini mengangkat tema besar yang sedang hangat di dunia pendidikan: "Transformasi Kelas Mengajar dengan Makna, Melalui Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)". Langkah ini mempertegas komitmen sekolah untuk menghadirkan proses belajar yang tidak hanya menghafal, melainkan memahami secara mendalam.
Menghadirkan Narasumber Ahli: Mengupas Kebijakan & Praktik
Untuk memastikan transformasi ini berjalan maksimal, SMA Islam Al-Mizan menghadirkan Siti Afifah Nur Fajriah, S.Pd., M.Pd. selaku Pengawas Pembina KCD IX sebagai narasumber utama.
Dalam pemaparannya, beliau mengupas tuntas mengenai kebijakan pemerintah terbaru terkait kurikulum pembelajaran mendalam (deep learning).
"Guru zaman sekarang bukan lagi sekadar mentransfer materi, melainkan menjadi fasilitator yang membantu siswa menemukan makna dari setiap ilmu yang dipelajari. Deep learning adalah kunci agar anak-anak kita siap menghadapi tantangan nyata di masa depan," ujar pemateri dalam sesi tersebut.
Mengapa Metode Deep Learning Ini Sangat Penting?
Para guru yang hadir tampak sangat antusias menyimak materi di ruang pertemuan. Melalui implementasi Deep Learning, proses mengajar di kelas akan mengalami perubahan besar:
Pembelajaran Berpusat pada Siswa: Siswa diajak aktif bereksplorasi, bukan sekadar menjadi pendengar pasif.
Mengutamakan Pemahaman, Bukan Hafalan: Materi dikaitkan langsung dengan kehidupan sehari-hari agar lebih membekas dan bermakna.
Mendorong Berpikir Kritis: Siswa dilatih memecahkan masalah (problem-solving) secara mandiri dan kolaboratif.
Komitmen SMA Islam Al-Mizan Menuju Sekolah Unggulan
Kepala SMA Islam Al-Mizan menyampaikan bahwa kegiatan IHT ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi guru secara berkala. Dengan guru-guru yang adaptif dan menguasai metode deep learning, diharapkan kualitas lulusan SMA Islam Al-Mizan akan semakin unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang program unggulan dan aktivitas pembelajaran inovatif di sekolah ini, silakan kunjungi situs resmi mereka di www.smaunggulanalmizan.sch.id.
Bagikan Opini Anda!
Bagaimana pendapat Anda tentang penerapan metode "Deep Learning" di sekolah saat ini? Apakah ini solusi terbaik untuk masa depan anak didik kita? Tulis opini Anda di kolom komentar di bawah dan jangan lupa bagikan artikel ini ke rekan-rekan guru lainnya!










